Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?

8 hours ago 8

loading...

Menjadi ironi besar ketika Uni Eropa mengutuk agresi ke Ukraina, mereka justru menjadi salah satu penyokong dana terbesar bagi kas Kremlin ketika memborong gas Rusia. Foto/Dok

JAKARTA - Di tengah perlawanan keras terhadap Rusia , Uni Eropa (UE) justru mencatatkan rekor yang mengejutkan. Laporan terbaru dari lembaga riset energi IEEFA mengungkapkan, bahwa impor gas alam cair (LNG) Rusia oleh negara-negara Eropa melonjak drastis hingga 16% pada kuartal pertama 2026.

Langkah ini menjadi ironi besar, ketika Uni Eropa mengutuk agresi Rusia ke Ukraina, mereka justru menjadi salah satu penyokong dana terbesar bagi kas Kremlin. Semua itu akibat ketidakmampuan Eropa mencari alternatif energi di tengah blokade global yang dipicu perang AS-Israel versus Iran .

Meskipun UE memiliki target ambisius untuk menghapus ketergantungan pada bahan bakar fosil Rusia pada tahun 2027, kenyataan di lapangan berkata lain. Impor LNG Rusia melonjak naik 16% dibanding tahun lalu. Prancis, Spanyol, dan Belgia menjadi pintu masuk utama pengiriman gas Rusia ke benua biru -julukan Eropa-.

Sepanjang tahun 2025 saja, UE menghabiskan 12,6 miliar euro (sekitar Rp215 triliun) untuk membeli gas pipa dan LNG dari Rusia. Baca Juga: Eropa Terpecah! Italia Desak Blokir Minyak dan Gas Rusia Dibuka

Mengapa Eropa justru kembali ke pelukan Rusia? Jawabannya ada pada Selat Hormuz. Blokade di jalur maut tersebut telah melumpuhkan ekspor gas dari Qatar, yang selama ini menjadi andalan Eropa.

Read Entire Article
Prestasi | | | |