loading...
Pada episode spesial Ramadan kali ini, YA SALAM kembali menghadirkan obrolan kajian yang santai namun penuh candaan. Foto/MNC Media.
JAKARTA - Pada episode spesial Ramadhan kali ini, YA SALAM kembali menghadirkan obrolan kajian yang santai namun penuh candaan. Dipandu oleh Ukhti Azia bersama Umi Riza dan Madam, episode kali ini membahas fenomena yang sangat dekat dengan suasana menjelang berbuka puasa, yaitu war takjil.
Sejak awal acara, suasana sudah dipenuhi candaan khas antara Azia dan Madam. Percakapan keduanya bahkan sempat memancing tawa ketika Madam menyindir Azia yang berbicara terlalu cepat, sementara Azia menanggapi dengan gaya santainya.
Baca juga: Madam dan Azia Bongkar Drama Bukber, Umi Riza Ingatkan Soal Ria di Ya Salam
Pembahasan kemudian diarahkan pada fenomena war takjil yang kini sering terjadi di berbagai tempat menjelang waktu berbuka. Azia menjelaskan bahwa istilah tersebut menggambarkan suasana orang-orang yang berbondong-bondong mencari makanan berbuka, bahkan sampai rela antre panjang.
Madam juga bilang bahwa suasana tersebut kadang terasa seperti kompetisi. Banyak orang merasa tidak mau kalah dari yang lain dalam mendapatkan makanan favorit saat berbuka.
Umi Riza kemudian memberikan penjelasan mengenai fenomena tersebut. Umi menyebut bahwa war takjil sebenarnya memiliki sisi positif bagi pedagang karena dapat meningkatkan penjualan dan mendatangkan rezeki. Namun Umi Riza juga mengingatkan bahwa membeli makanan berbuka secara berlebihan dapat berujung pada sikap mubazir. Menurutnya, Islam mengajarkan kesederhanaan bahkan dalam hal berbuka puasa.
Sesi curhat kembali menghadirkan momen kocak ketika salah satu jamaah mengaku menyuruh temannya pura-pura kesurupan agar bisa mendapat cilok saus Padang lebih cepat saat antre. Mendengar hal tersebut, Umi Riza langsung menegur dengan tegas sambil menyebut tindakan tersebut tidak masuk akal.


















































