loading...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan gempa kekuatan M5,1 mengguncang Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, pada Senin (19/1/2026) pukul 00.53.11 WIB. Foto/Ilustrasi/SindoNews
SULUT - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan gempa kekuatan M5,1 mengguncang Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, pada Senin (19/1/2026) pukul 00.53.11 WIB. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,13° LS ; 124,68° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 90 Km arah Tenggara Kota Bolaang Uki, Sulawesi Utara pada kedalaman 31 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Laut Maluku," ungkap Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan tertulisnya.
Daryono mengatakan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar naik (oblique-thrust fault).
Baca juga: Waspada! Potensi Cuaca Ekstrem pada 19-22 Januari Akibat Bibit Siklon-Seruakan Dingin
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Bolaang Mongondow Selatan dan Bolaang Mongondow Timur dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).
Daryono memastikan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.
(rca)
















































