loading...
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa di acara The 6th Fun Asia Expo Indonesia 2026. Foto: Dimas Andhika Fikri
JAKARTA - Bukan lagi sekadar tempat untuk mengisi waktu luang, taman rekreasi kini mulai menjadi magnet baru yang ikut menentukan pilihan wisatawan. Tren wisata berbasis pengalaman tersebut membuka peluang besar bagi investasi di sektor theme park, water park, hingga destinasi hiburan keluarga di Indonesia.
Peluang itu menjadi salah satu sorotan utama dalam The 6th Fun Asia Expo Indonesia 2026 yang resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran, Jakarta, pekan lalu.
Pameran bisnis berskala Asia Tenggara tersebut mempertemukan lebih dari 150 perusahaan dari 12 negara. Investor, pelaku industri, pemerintah daerah, operator taman rekreasi, hingga penyedia teknologi ikut hadir untuk melihat peluang pengembangan industri rekreasi di Indonesia.
Baca Juga : Tren Wisata Bergeser, Hotel Kini Jual Pengalaman Bukan Sekadar Kamar
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan perubahan perilaku wisatawan membuat industri rekreasi keluarga memiliki posisi yang semakin strategis. Wisatawan kini tidak hanya mencari tempat untuk dikunjungi, tetapi juga pengalaman yang aman, interaktif, dan meninggalkan kesan.
"Objek wisata kini bukan lagi sekadar pelengkap sebuah destinasi, tetapi telah menjadi faktor utama yang memengaruhi keputusan wisatawan untuk datang, tinggal lebih lama, dan membelanjakan lebih banyak uangnya," ujar Ni Luh saat membuka Fun Asia Expo 2026.
Menurut Ni Luh, perkembangan tersebut menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperkuat daya tarik destinasi. Taman hiburan, museum, pusat edukasi, hingga destinasi wisata buatan dapat menjadi alasan wisatawan memperpanjang masa tinggal sekaligus meningkatkan pengeluaran selama berwisata.

















































