Ingin Buktikan Bukan Lagi Proksi Iran, Houthi Ingin Memperjuangkan Kepentingan Sendiri

1 hour ago 2

loading...

Ingin buktikan bukan lagi proksi Iran, Houthi ingin memperjuangkan kepentingan sendiri. Foto/X

SANAA - Kelompok Houthi beroperasi dengan tingkat otonomi lokal yang semakin menunjukkan sikap menantang dan tidak boleh dipandang semata-mata sebagai perpanjangan jaringan proksi Teheran. Itu diungkapkan Lorenzo Kamel, seorang analis urusan Timur Tengah, kepada Al Jazeera.

"Mereka bukan sekadar perpanjangan jaringan proksi Teheran, sebagaimana sering digambarkan, melainkan secara aktif memanfaatkan kekacauan regional untuk memperkuat kedaulatan domestik mereka sendiri dan memaksa Arab Saudi memberikan konsesi," ujarnya.

Intervensi militer yang dipimpin Saudi—yang telah meluluhlantakkan Yaman dalam beberapa tahun terakhir—sebagian besar merupakan akibat dari "kebijakan kriminal Arab Saudi di lapangan," kata Kamel.

Dalam konteks yang lebih luas, ia berpendapat bahwa "secara historis... otoritas Saudi tidak bertempur sendiri. Mereka beranggapan bahwa AS akan turun tangan dan bertempur demi mereka."

Ia merujuk pada Pemberontakan Arab tahun 1916—ketika "Dinasti Saud tetap bersekutu dengan Imperium Inggris alih-alih bekerja sama dengan faksi-faksi lokal lainnya"—sebagai bukti adanya pola yang sudah berlangsung lama.

"Menyerahkan urusan keamanan kepada pihak luar (outsourcing), seperti yang sering dilakukan otoritas Saudi dalam beberapa dekade terakhir, tidak akan pernah menghasilkan perdamaian formal yang langgeng di kawasan Teluk maupun wilayah yang lebih luas," katanya. Ia menambahkan bahwa langkah tersebut paling-paling hanya menciptakan "stabilitas bersenjata, atau stabilisasi militeristik, yang sangat berbeda dari perdamaian sejati."

Para pejuang pemberontak Houthi di Yaman telah berhasil keluar dari garis depan pertempuran yang secara umum tidak banyak berubah sejak tahun 2022; mereka bergerak maju merebut posisi-posisi strategis di dekat Selat Bab al-Mandeb yang vital serta membuka front baru dalam perang yang telah mengguncang kawasan tersebut sejak serangan AS dan Israel terhadap sekutu Houthi di Iran pada bulan Februari.

Read Entire Article
Prestasi | | | |