IPB University Sebut Pentingnya Sistem Pangan sebagai Kunci Swasembada

9 hours ago 13

loading...

Sistem pangan nasional yang kuat dan terintegrasi dinilai penting dalam mewujudkan swasembada. Foto/SindoNews

JAKARTA - Sistem pangan nasional yang kuat dan terintegrasi dinilai penting dalam mewujudkan swasembada. Hal itu agar pasokan pangan tetap terjaga dan masyarakat dapat mengakses pangan dengan harga yang wajar.

Pakar pertanian dari IPB University Bayu Krisnamurthi menilai pembangunan sektor pangan di Indonesia tidak dapat lagi dipandang sebatas produksi komoditas. Menurutnya, pangan harus dipahami sebagai sebuah sistem yang saling terhubung dari hulu hingga hilir agar kebijakan yang diambil mampu menjamin ketersediaan dan kesejahteraan pelaku di dalamnya, khususnya petani.

“Semua faktor dalam sistem pangan saling terkait. Gangguan pada satu faktor akan memengaruhi keseluruhan sistem,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Baca juga: Jaga Harga Usai Lebaran, 100 Ribu Bantuan Pangan Disalurkan

Bayu mencontohkan, kelangkaan benih sayuran unggul berkualitas, masalah transportasi distribusi, hingga harga yang terlalu mahal dapat berdampak langsung pada akses konsumen rumah tangga terhadap pangan. “Kalau salah satu bagian terganggu, konsumen tidak akan mendapat sayur sebagaimana yang diharapkan,” katanya.

Bayu juga menyoroti pentingnya pendekatan yang lebih komprehensif dalam mengukur kesejahteraan petani yang memegang peran sentral dalam sistem pangan. Bayu menyambut baik kebijakan pemerintah yang memasukkan Indeks Kesejahteraan Petani (IKP) sebagai salah satu indikator kinerja dalam APBN 2026.

Read Entire Article
Prestasi | | | |