loading...
Ilustrasi jet tempur F-35 ditembak dan meluncur jatuh. Foto/news.ssbcrack
TEHERAN - Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan Amerika Serikat harus menerima kenyataan akan era baru di mana jet-jet tempur mereka rentan terhadap serangan. Pernyataan itu muncul seiring perang yang masih berlanjut antara AS dan Iran.
Mengutip laporan Inspektur Jenderal Utama AS kepada Kongres yang merinci pesawat AS yang rusak atau hancur selama operasi tempur melawan Iran, Ghalibaf menulis di platform X, "Era di mana F-35 dan F-15 kalian diburu dan kalian harus melaporkan kerusakan mereka telah dimulai."
"Apa yang dulunya hanya sekadar mimpi buruk kini menjadi kenyataan sehari-hari. Terimalah kenyataan itu," tambahnya.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menyebut laporan mengenai kurangnya pelaporan jumlah kematian personel militer AS dalam perang melawan Iran sebagai hal yang "menjijikkan dan palsu".
Dalam unggahan di akun X miliknya, Hegseth menyatakan artikel The Washington Post—yang mengutip enam pejabat anonim AS yang mengetahui data internal Departemen Pertahanan mengenai jumlah korban—adalah "kebohongan total", dan menyebut penerbit asal Amerika tersebut "lebih buruk daripada media pemerintah Iran".


















































