loading...
Drone Shahed. Foto/ VIET
TEHERAN - Iran mengklaim bahwa musuh-musuhnya meniru drone Shahed untuk melakukan serangan di berbagai negara di kawasan tersebut dengan tujuan menyalahkan Iran.
Dalam pernyataan yang dirilis pada 15 Maret, juru bicara militer Iran Ebrahim Zolfaqari mengatakan bahwa setelah gagal di medan perang dan dalam membangun aliansi politik melawan Iran, "musuh" telah menggunakan apa yang ia sebut sebagai taktik penipuan.
Menurutnya, pihak musuh telah meniru model drone Shahed-136 yang dikembangkan oleh Iran dan menggunakan versi yang disebut "Lucas" untuk melakukan serangan terhadap target di wilayah tersebut.
Zolfaqari berpendapat bahwa tujuan dari tindakan-tindakan ini adalah untuk menciptakan kecurigaan dan tuduhan langsung terhadap Iran, sehingga menyebabkan perpecahan antara Iran dan negara-negara tetangganya serta melemahkan kemampuan pertahanan angkatan bersenjata Iran.
Replika Shahed tersebut diproduksi oleh AS. Foto: Angkatan Darat AS
Juru bicara tersebut juga menekankan bahwa doktrin pertahanan Iran didasarkan pada prinsip-prinsip yang dianggap sah oleh Iran dan bertujuan untuk melawan aksi militer dari Amerika Serikat dan Israel.
Menurutnya, Iran hanya menargetkan sasaran, pusat, dan kepentingan Amerika Serikat dan Israel, serta secara jelas mengidentifikasi targetnya dan bertanggung jawab atas konsekuensinya.
















































