loading...
Israel akui kerahkan 200 pesawat, termasuk jet tempur siluman F-35, dalam serangan terhadap Iran. Foto/US Air Force/William R. Lewis
TEHERAN - Israel mengakui telah mengerahkan 200 pesawat militer, termasuk jet tempur siluman F-35, dalam serangan udara terhadap Iran pada hari Sabtu. Ini menandai apa yang rezim Zionis sebut sebagai operasi udara terbesar dalam sejarahnya.
Serangan tersebut, yang dilakukan bersama pasukan Amerika Serikat (AS), langsung dibalas oleh Iran.
Baca Juga: Media Israel: Foto Jenazah Khamenei Ditunjukkan kepada Trump dan Netanyahu
Menurut militer Zionis, jet-jet tempur Israel menjatuhkan ratusan bom pada 500 target di Iran barat dan tengah, termasuk sistem pertahanan udara dan peluncur rudal. Rezim itu sebelumnya mengatakan tindakan itu merupakan "pre-emptive strike".
Serangan terhadap sistem pertahanan—taktik yang dikenal sebagai penindasan pertahanan udara musuh atau SEAD—memungkinkan Israel untuk memperluas superioritas udaranya di wilayah Iran, imbuh militer Zionis.
"Ini adalah penerbangan militer terbesar dalam sejarah Angkatan Udara Israel," katanya, menambahkan bahwa operasi tersebut didasarkan pada perencanaan yang ekstensif dan intelijen berkualitas tinggi.


















































