loading...
Tentara Israel mengepung lingkungan Kefr Saba setelah melakukan penggerebekan di Qalqilya, Tepi Barat pada 4 Desember 2025. Foto/Issam Rimawi/Anadolu Agency
TEL AVIV - Pasukan Israel tidak akan ikut serta dalam operasi darat AS di Iran, menurut laporan media Israel, saat Washington mempertimbangkan apakah akan memperluas perannya dalam perang tersebut. Channel 12 mengatakan pada hari Minggu (29/3/2026) bahwa jika Amerika Serikat melancarkan serangan darat, “tentara Israel tidak akan berpartisipasi di darat”.
Ini menunjukkan Israel akan menyerahkan operasi semacam itu kepada pasukan AS saja.
Laporan tersebut muncul ketika perencanaan militer AS untuk kemungkinan operasi darat mendapat sorotan baru di Washington.
Pentagon dilaporkan sedang mempersiapkan opsi yang dapat mencakup serangan terbatas, sementara Gedung Putih belum secara terbuka mengkonfirmasi Presiden Donald Trump telah menyetujui langkah tersebut.
Iran telah menanggapi dengan ancaman terbuka terhadap setiap serangan AS. Pejabat Iran memperingatkan pasukan Amerika akan menghadapi pembalasan yang menghancurkan jika mereka memasuki negara itu.
Satu laporan mengutip sumpah Teheran “membakar” pasukan AS jika Washington menempatkan pasukan di darat.
















































