loading...
Kebiasaan duduk terlalu lama bisa memicu berbagai penyakit, Salah satunya diabetes. Foto: The Conversation
JAKARTA - Kebiasaan duduk terlalu lama menjadi hal yang biasa, terutama bagi pekerja kantoran yang menghabiskan sebagian besar waktunya di depan komputer. Tanpa disadari, aktivitas minim gerak selama berjam-jam dapat memicu berbagai masalah kesehatan, termasuk meningkatkan risiko diabetes secara perlahan.
Hal ini dibahas oleh Dokter Adam Prabata melalui akun X miliknya, @AdamPrabata. Dokter Adam mengingatkan bahwa aktivitas minim gerak selama berjam-jam dapat meningkatkan risiko diabetes tanpa disadari.
Ia mengaku baru menyadari banyak pekerja kantoran menghabiskan waktu duduk hingga 8 sampai 10 jam sehari. Kondisi tersebut bahkan belum termasuk waktu duduk saat berkendara atau menggunakan transportasi umum.
Baca Juga : Awas! Duduk Terlalu Lama Picu Risiko Penyakit Jantung dan Stroke
“Rata-rata orang kantoran, termasuk gue sendiri pas lagi mengisi poliklinik, tuh bisa duduk 8-10 jam sehari tanpa benar-benar bergerak,” ujarnya.
Menurut dr. Adam, berbagai penelitian menunjukkan duduk terlalu lama secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko diabetes. Hal itu terjadi karena otot tubuh yang jarang aktif menjadi kurang sensitif terhadap insulin.
“Mekanismenya adalah otot yang nggak aktif jadi kurang sensitif terhadap insulin yang kemudian membuat regulasi gula darah kita jadi terganggu pelan-pelan,” jelasnya.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)

















