loading...
Keluarga Sutrimo melaporkan kematian almarhum Sutrimo, penjaga rumah eks Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah ke Polresta Banyumas, Jawa Tengah pada Sabtu malam, 8 Agustus 2026. Foto/Dok.SindoNews
JAKARTA - Kematian misterius Sutrimo, penjaga rumah eks Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah hingga saat ini belum terungkap. Kejanggalan pun disampaikan keluarga, yakni handphone (HP) milik Sutrino hingga saat ini juga masih hilang secara misterius.
Keluarga Sutrimo pun meminta Polda Metro Jaya untuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi kunci bernama Febrio Adiono terkait kasus kematian klien. Hal tersebut disampaikan langsung ke Polisi saat menyambangi Polda Metro Jaya, Jakarta pada Senin (31/8/2026).
Baca juga: Sambangi Polda Metro, Keluarga Sutrimo Pertanyakan Hasil Ekshumasi
"Kami menginformasikan sih besar kemungkinan sebenarnya pintunya ada di Pak Febrio Adiono. Dugaan kami sih itu ya, dugaan itu. Tapi sebenarnya memang setahu kami memang penyidik sampai detik ini juga belum pernah melakukan pemeriksaan terhadap Pak Febrio Adiono yang sebenarnya kan dalam hal ini saksi kunci karena memang beliau juga orang yang mengantar jenazah dan yang memutuskan agar Sutrimo tidak dilakukan autopsi ya," kata kuasa hukum keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni kepada wartawan.


















































