loading...
Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik. Foto: Istimewa
JAKARTA - Masa depan demokrasi Indonesia sangat bergantung pada sejauh mana generasi muda diberi ruang untuk berpartisipasi. Kehadiran anak muda bukan lagi sekadar pemilih pemula atau penonton di pinggir lapangan, melainkan elemen kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan politik nasional.
Hal tersebut menjadi fokus utama dalam forum "Round Table Discussion" (RTD) yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) di Jakarta, Kamis 27 Agustus 2026. Forum strategis bertajuk "Penguatan Sistem Politik yang Inklusif Terhadap Generasi Muda dalam Meningkatkan Demokrasi" ini menghadirkan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, sebagai salah satu narasumber utama.
Akmal mengatakan Kehadiran generasi muda dalam ruang demokrasi menjadi bagian yang penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan politik nasional. Pintu keterlibatan harus dibuka seluas-luasnya agar generasi muda dapat menyampaikan gagasan serta aspirasi segar mereka, sekaligus mengambil peran aktif dalam setiap proses pengambilan keputusan demokrasi.
Baca juga: Gus Kikin di Depan Prabowo: Saya Banyak Unsur Angka 8


















































