loading...
Ketegasan kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin dinilai menjadi penentu utama dalam menjaga tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung (Kejagung) di tengah berbagai dinamika dan tantangan internal. Foto: SindoNews
JAKARTA - Ketegasan kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin dinilai menjadi penentu utama dalam menjaga tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung (Kejagung) di tengah berbagai dinamika dan tantangan internal. Hal tersebut dikatakan oleh Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Al Azhar Indonesia Prof. Suparji Ahmad.
Suparji menilai bahwa munculnya dinamika hukum yang melibatkan mantan pejabat tinggi tidak boleh melambatkan tempo penegakan hukum. Hal itu dianggap justru harus dijadikan momentum penting untuk membuktikan komitmen pemberantasan korupsi secara profesional dan berintegritas.
"Kepercayaan publik tidak hanya ditentukan oleh siapa yang menjabat, tetapi oleh integritas, profesionalisme, independensi, dan keberanian menegakkan hukum," ujar Suparji, Sabtu (8/8/2026).
Baca juga: IPR: Isu Internal Jadi Momentum Kejagung Perkuat Reformasi Kelembagaan

















































