loading...
Langkah Asus ini mencerminkan tren paradigm shift atau pergeseran paradigma yang sedang melanda industri teknologi global. Foto: ASUS
TAIWAN - Tirai panggung bagi lini ponsel pintar Asus tampaknya telah tertutup rapat pada awal tahun 2026 ini. Sekaligus menandai berakhirnya era dua seri ikonik yang sempat mewarnai pasar niche global: Zenfone dan ROG Phone.
Raksasa teknologi asal Taiwan tersebut dikabarkan resmi menghentikan pengembangan model ponsel pintar baru untuk memusatkan seluruh sumber daya perusahaan pada pengembangan kecerdasan buatan (AI) fisik dan komputasi komersial.
Keputusan mengejutkan ini terungkap dalam acara "2025 Year-End Gala" yang dihelat perusahaan di Taipei, awal Januari ini.
Berdasarkan laporan media lokal Taiwan, Inside, Chairman Asus Jonney Shih secara eksplisit menyampaikan sinyal kematian bagi divisi seluler mereka.
Pernyataan Shih tidak hanya menjadi lonceng kematian bagi perangkat Android Asus, tetapi juga cerminan brutalnya kompetisi di pasar gawai yang semakin jenuh.
Dalam pernyataannya yang dilansir Senin (19/1/2026), Jonney Shih menegaskan bahwa perusahaan tidak akan lagi menambah portofolio ponsel pintar di masa depan. “Asus tidak akan lagi menambahkan model ponsel baru di masa mendatang,” ujar Shih.
Meski demikian, Shih menggunakan terminologi diplomatis: menyebut bahwa perusahaan kini memasuki fase "observasi tanpa batas waktu" (indefinite observation).
















































