Kisruh Keraton Solo, Acara Penyerahan SK Menteri Kebudayaan Diwarnai Kericuhan

3 hours ago 5

loading...

Suasana kericuhan saat acara seremonial penyerahan Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026 di Keraton Solo dan dihadiri Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, Minggu (18/1/2026). Foto: Ary Wahyu Wibowo

SOLO - Acara penyerahan Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026 di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) diwarnai kericuhan. Salah satu kerabat keraton, GKR Panembahan Timoer Rumbai Kusuma Dewayani mendadak menyampaikan protes saat acara berlangsung.

Protes disampaikan usai Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan pidato sambutan. Kala itu, GKR Panembahan Timoer Rumbai Kusuma Dewayani memegang microphone dan mulai menyampaikan uneg-unegnya.

Namun sesaat kemudian, microphone kemudian mati. Sehingga tidak terlalu jelas apa yang disampaikan sosok yang mendukung penobatan KGPAA Hamengkunegoro (Gusti Purbaya) sebagai Raja Keraton Solo Paku Buwono (PB) XIV ini. Seketika, suasana berubah menjadi kacau karena banyak yang merangsek ke depan acara.

Baca juga: Penobatan Gusti Purbaya sebagai Raja Keraton Solo PB XIV Berlangsung Khidmat

Suara sorakan terdengar ketika Timoer Rumbai bicara. Kericuhan mulai mereda sekitar 15 menit kemudian. Sementara acara seremonial penyerahan Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026 menjadi tertunda. Suasana kembali normal setelah dibacakan doa penutup.

Usai acara, Fadli Zon lalu melanjutkan peninjauan ke dalam lingkungan internal keraton. Sedangkan seremonial Penyerahan Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026 kepada Kanjeng Gusti Pangeran Harya Panembahan Agung Tedjowulan, dilaksanakan di Sasana Handrawina.

Baca juga: Geger Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta, Raja Kembar Jilid II di Depan Mata

Read Entire Article
Prestasi | | | |