Kutip Pesan Paus Leo XIV, Kardinal Suharyo: Doa Pemimpin yang Memaklumi Perang Tak Akan Didengar

6 hours ago 10

loading...

Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo menegaskan Gereja Katolik dunia akan terus mengupayakan perdamaian. Foto/SindoNews

JAKARTA - Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo menegaskan Gereja Katolik dunia akan terus mengupayakan perdamaian. Hal itu, menurutnya, sejalan dengan cita-cita Pemimpin Umat Katolik Dunia, Paus Leo XIV.

"Kita ingat ketika Paus menampilkan diri pertama kali di mimbar di Basilika Santo Petrus, kalimat pertama yang beliau ucapkan adalah 'Semoga damai Tuhan menyertai seluruh dunia ini'. Itu artinya beliau sungguh-sungguh ingin menyatakan bahwa masa kepemimpinan pelayanan saya sebagai Paus, saya akan mengusahakan perdamaian," ujar Kardinal Suharyo, Minggu (5/4/2026).

Suharyo menjelaskan, Paus Leo XIV dalam kepemimpinannya tidak memiliki angkatan bersenjata. Karena itu, upaya perdamaian ditempuh melalui keteguhan moral. Suharyo juga menyinggung pernyataan keras Paus Leo XIV yang mengutuk peperangan. Paus menegaskan pemimpin yang memaklumi perang tidak akan didengar doanya.

Baca juga: Misa Minggu Paskah di Gereja Katedral Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo Ingatkan Pesan Pertobatan Ekologis

"Oleh karena itu, bahkan dengan kata-kata yang sangat keras mengenai perang, beliau mengatakan 'Doa para pemimpin yang memaklumkan perang tidak akan didengarkan oleh Tuhan'. Kata-kata keras sekali," tegas Suharyo.

Read Entire Article
Prestasi | | | |