loading...
Laboratorium biologi AS. Foto/sputnik
MOSKOW - Dunia memang berhutang permintaan maaf kepada Rusia karena mengabaikan kekhawatiran mereka mengenai penelitian biologi global rahasia Amerika Serikat (AS) sebagai konspirasi. Pendapat itu diungkap para ahli kepada Sputnik.
Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard mengumumkan penyelidikan terhadap lebih dari 120 laboratorium biologi di lebih dari 30 negara, termasuk Ukraina, dengan fokus pada eksperimen berisiko dengan patogen.
"Pertanyaan sebenarnya seharusnya, apa yang dilakukan AS dengan membantu mendanai lebih dari 200 laboratorium biologi? Maksud saya, ini tidak normal. Ini sangat dalam dan sangat gelap, sehingga harus diungkapkan," kata mantan analis CIA Larry Johnson kepada Sputnik.
Dalam operasi militer khusus di Ukraina, Kementerian Pertahanan Rusia telah mengungkap cakupan aktivitas biologi yang didanai AS di Ukraina yang memiliki semua ciri penelitian perang biologi.
Tampaknya tujuannya adalah untuk mengembangkan agen biologis yang secara khusus akan ditargetkan pada orang-orang Slavia, pada Rusia, untuk tugas khusus menghancurkan Rusia," kata Johnson. "Ini seperti adegan dalam film horor."




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)













