Logitech Tuai Kontroversi dengan Membandingkan Penggunanya dengan Anjing

6 hours ago 10

loading...

BEIJING - Logitech, sebuah perusahaan aksesoris komputer di China, telah mengeluarkan permintaan maaf mendesak setelah sebuah iklan membandingkan pelanggan yang menunggu giliran penjualan dengan anjing.

Logitech China menghadapi krisis merek yang serius setelah sebuah iklan yang dianggap menyinggung konsumen muncul di saluran penjualan resminya. Insiden tersebut bermula dari iklan untuk "Logitech G Official Flagship Store" di platform Douyin pada tanggal 26 Maret.

Konten kontroversial tersebut memuat frasa yang menghina: "Begitu mulai dijual, bukankah kamu langsung menyerbu seperti anjing?"

Seketika itu juga, gambar ini menyebar dengan cepat di media sosial di Tiongkok, menyebabkan gelombang kemarahan dan seruan untuk memboikot produk perusahaan tersebut, terutama lini mouse gaming kelas atasnya.

Iklan Logitech, yang dianggap menyinggung perasaan pelanggan, segera dihapus setelahnya.

Setelah mendapat kecaman publik yang kuat, Logitech China mengeluarkan permintaan maaf resmi pada malam yang sama. Seorang perwakilan perusahaan menyatakan bahwa mereka "terkejut dan sedih" atas apa yang telah terjadi. Menurut penyelidikan awal, toko tersebut tidak dioperasikan langsung oleh Logitech tetapi dikelola oleh pihak ketiga, Shanghai Best Electronics Co., Ltd., di bawah otorisasi.

Logitech menjelaskan bahwa seorang karyawan dari mitra operasinya telah secara independen memposting konten tersebut tanpa melalui proses peninjauan materi pemasaran standar perusahaan. Hal ini merupakan pelanggaran serius terhadap pedoman etika dan citra merek yang telah dibangun oleh perusahaan.

"Kami sepenuhnya memahami dan bersimpati dengan kekecewaan dan kemarahan setiap pemain," demikian pernyataan Logitech China dalam permintaan maafnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |