loading...
Sayuran yang digoreng tak sehat dan bikin badan gemuk. Foto: Ist
JAKARTA - Bagi sebagian besar masyarakat, sayur adalah "peluru perak" untuk kesehatan. Sering kali kita merasa aman dan bebas dosa saat mengonsumsi sayur dalam porsi besar, dengan asumsi bahwa serat di dalamnya otomatis akan melunturkan lemak dan mencegah kenaikan berat badan.
Namun realitanya justru berbanding terbalik, banyak dari kita tidak sadar telah mengubah sayuran menjadi "bom kalori" melalui cara pengolahan yang salah, terutama dengan teknik goreng-menggoreng. Apalagi, jika kita konsumsi dalam jumlah banyak dengan harapan menyehatkan bahwa menurunkan berat badan bagi yang sedang melakukan diet.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyoroti fenomena ini sebagai salah satu pemicu masalah kesehatan di Indonesia. Beliau menekankan bahwa sayuran yang seharusnya menyehatkan bisa menjadi bumerang jika bertemu dengan minyak panas.
Baca Juga : Tak Selalu Lebih Baik Mentah, Ini 5 Sayuran yang Lebih Bergizi Setelah Dimasak
"Makan sayur kok malah bikin gemuk dan kolesterol naik ya? Nah, pantas saja karena makan sayurnya kayak begini. Digoreng atau dibalado, ya pantas. Jadi tambah gemuk sama kolesterolnya, naik," kata Budi dalam unggahan video di instagramnya, dikutip Selasa (3/2/2026).


















































