Media Militer China Ungkap Jepang Bisa Bikin 5.500 Bom Nuklir, Ungguli Rusia dan AS

7 hours ago 7

loading...

Media militer China ungkap Jepang bisa memproduksi 5.500 bom nuklir dari persediaan 44,4 ton plutonium. Angka ini akan ungguli kepemilikan senjata nuklir Rusia dan AS. Foto/US Navy

BEIJING - Saat Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang infrastruktur nuklir Iran, China menyoroti apa yang disebutnya sebagai ambisi rahasia Jepang—bukan hanyadapat memproduksi senjata nuklir tetapi jugabisa menjadi kekuatan nuklir terbesar di dunia.

Pada 31 Maret, AS dan Israel menyerang situs nuklir Iran di Isfahan dengan bom penghancur bunker untuk kedua kalinya dalam setahun.

Baca Juga: Diplomat Ini Mundur usai Ungkap PBB Siapkan Skenario Iran Dibom Nuklir

Pada awal 2026, Iran telah menimbun lebih dari 400 kg uranium yang diperkaya 60%, menurut laporan The New York Times dan TIME Magazine, dengan perkiraan menunjukkan bahwa ini cukup untuk sekitar selusin bom nuklir jika dimurnikan lebih lanjut hingga 90%. Persediaan uranium tersebut terutama disimpan di fasilitas nuklir Isfahan.

Sekarang, di tengah Perang Iran, China menyoroti ambisi nuklir Jepang.

Ironisnya, baik Iran maupun Jepang termasuk di antara penandatangan awal Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT). Baik Iran maupun Jepang menandatangani NPT bahkan sebelum perjanjian tersebut mulai berlaku pada 5 Maret 1970.

Media militer China, PLA Daily, pada 30 Maret menerbitkan laporan satu halaman penuh yang langka, menuduh Jepang "secara berbahaya memperluas" industri pertahanannya dalam kapasitas, teknologi, dan keterlibatan internasional.

Memperingatkan bahwa Tokyo telah "melanggar garis merah", laporan tersebut mengeklaim bahwa Jepang memiliki persediaan material nuklir yang mencengangkan dan memiliki teknologi untuk memproduksi senjata nuklir.

Persediaan material nuklir yang mencengangkan, menurut laporan tersebut, merujuk pada 44,4 ton plutonium, yang telah dipisahkan pada akhir tahun 2024.

44,4 ton plutonium tersebut, klaim laporan itu, cukup untuk membuat sekitar 5.500 hulu ledak nuklir.

Menariknya, menurut Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), Rusia adalah kekuatan nuklir terbesar di dunia yang memiliki persediaan 5.459 hulu ledak nuklir. Sedangkan AS di urutan kedua, dengan memiliki 5.177 hulu ledak nuklir.

Jadi, laporan PLA Daily mengeklaim bahwa Jepang tidak hanya dapat memproduksi senjata nuklir, tetapi juga muncul sebagai kekuatan nuklir terbesar di dunia.

Laporan tersebut selanjutnya memperingatkan bahwa begitu Jepang memutuskan untuk mencabut pembatasan yang diberlakukan sendiri berdasarkan Tiga Prinsip Non-Nuklir, Tokyo dapat menjadi negara bersenjata nuklir secara de facto dalam waktu yang sangat singkat.

Read Entire Article
Prestasi | | | |