Mengawal Ketahanan Pangan lewat Inovasi Instrumen Pengawasan Early Warning System Jaga Desa Kejaksaan Terintegrasi

1 week ago 84

loading...

Kejaksaan Republik Indonesia melalui Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen menghadirkan Instrumen Pengawasan Early Warning System (EWS) Jaga Desa Kejaksaan RI Terintegrasi. Foto: Istimewa

JAKARTA - Ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Untuk mendukung agenda tersebut, distribusi pupuk bersubsidi harus terlaksana secara tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, dan sesuai ketentuan.

Karena itu, diperlukan sistem pengawasan yang efektif, transparan, dan mampu mendeteksi potensi penyimpangan sejak dini. Sebagai wujud komitmen tersebut, Kejaksaan Republik Indonesia melalui Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen menghadirkan Instrumen Pengawasan Early Warning System (EWS) Jaga Desa Kejaksaan RI Terintegrasi.

Inovasi ini mengintegrasikan data lintas instansi serta memperkuat sinergi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, PT Pupuk Indonesia, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan masyarakat dalam mengawal distribusi pupuk bersubsidi.

Baca juga: IPR Apresiasi Langkah Jaksa Agung dalam Kasus Febrie Adriansyah

Read Entire Article
Prestasi | | | |