loading...
Ketua Presidium MER-C Indonesia, Hadiki Habib (kanan) bersama Tim Pengacara Muslim (TPM), Achmad Michdan menjelaskan rencana pengiriman misi kemanusian ke Lebanon. Foto/Danandaya Arya Putra
JAKARTA - Medical Emergency Rescue Committe (MER-C) Indonesia menyatakan akan melakukan misi kemanusiaan ke Lebanon pasca gugurnya tiga prajurit TNI saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB. MER-C kini sedang melakukan koordinasi dengan berbagai pihak demi kelancaran misi kemanusiaan tersebut.
"Untuk menyikapi kondisi krisis kemanusiaan yang ada di Lebanon, MER-C Indonesia juga akan menyiapkan misi kemanusiaan ke wilayah tersebut dan saat ini sedang melakukan koordinasi-koordinasi secara formal kepada berbagai pihak terkait," kata Ketua Presidium MER-C Indonesia, Hadiki Habib dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Dua WNI Relawan RS Indonesia di Gaza Tolak Dipulangkan ke Tanah Air
Ia menegaskan fokus bantuan yang dikirimkan berupa dukungan medis, baik dalam bentuk tenaga kesehatan maupun obat-obatan. Karena, konflik di Lebanon membuat ribuan warga mengungsi dan tentunya membutuhkan layanan kesehatan.
"Apa yang kita kerjakan ini tentu merupakan satu sebagai sebuah penyaluran dari solidaritas masyarakat kepada korban konflik yang ada di Lebanon, dan kemudian juga berusaha mengangkat isu bahwa konflik harus dihentikan," ujarnya.


















































