Merasa Stuck dengan Rutinitas? Saatnya Coba Skill Baru dan Temukan Potensi Diri

3 days ago 27

Berbeda dari seri sebelumnya yang lebih banyak menggunakan format workshop teknis, Toffin Masterclass 4.0 dirancang sebagai pengalaman belajar yang membawa peserta melalui tiga tahap.

Sesi pertama adalah Business & Brand Experience, ketika peserta dapat berdiskusi langsung dengan pemilik atau founder brand F&B. Alih-alih hanya mendapatkan teori, peserta diajak melihat bagaimana sebuah bisnis dibangun, memahami tren industri, serta mengenal strategi yang lahir dari pengalaman nyata para pelaku usaha.

Setelah itu, peserta masuk ke Workflow Experience. Di tahap ini, pembelajaran berpindah dari ruang diskusi ke balik meja bar. Peserta dapat melihat secara langsung bagaimana seorang profesional bekerja, mulai dari alur kerja, product knowledge, hingga bagaimana teknik dan efisiensi diterapkan dalam situasi nyata.

Pengalaman kemudian ditutup dengan Menu Experience, ketika peserta mencicipi menu eksklusif hasil kolaborasi guest star bersama Toffin Flavour Engineer. Dengan format tersebut, belajar tidak berhenti pada apa yang didengar. Peserta juga diajak melihat, merasakan, dan berinteraksi langsung dengan proses di balik sebuah produk. Menurut Ario Fajar, VP Marketing Toffin Indonesia, konsep tersebut merupakan upaya untuk menghadirkan kembali esensi belajar di industri F&B.

“Toffin Masterclass 4.0 adalah cara kami mengembalikan esensi belajar di industri F&B: melihat, merasakan, dan berdiskusi langsung dengan orang yang sudah melakukannya. Kami ingin peserta pulang bukan hanya dengan catatan, tetapi dengan pengalaman dan relasi yang bisa mereka bawa ke bisnisnya sendiri.”Tak Harus Langsung Menjadi AhliMenariknya, mencoba skill baru tidak selalu berarti harus langsung memiliki target menjadi profesional di bidang tersebut.

Justru, tahap awal bisa menjadi ruang untuk mencari tahu: apakah keterampilan ini memang menarik untuk dipelajari lebih jauh? Apakah ada kemampuan lain yang ternyata dimiliki? Atau justru ada perspektif baru yang bisa diterapkan pada pekerjaan dan kehidupan sehari-hari?

Dalam konteks F&B, misalnya, seseorang yang awalnya hanya tertarik pada kopi dapat menemukan bahwa dirinya ternyata tertarik pada branding, hospitality, pengembangan menu, atau bahkan bisnis.

Pertemuan dengan para praktisi juga dapat memperluas jaringan. Toffin Masterclass 4.0, misalnya, mempertemukan peserta dengan sejumlah founder dan profesional F&B, termasuk Adi Suhendra dari Second Floor Coffee, Derry Kustiadihardjo dari Makmur Jaya Coffee Roasters, Ronny Gunawan dari Bodas Group, hingga Rayendra Abiyasa dari Fudgybro.

Sementara dari sisi profesional barista, terdapat Dawn Chan, Viki Rahardja, dan Kelvin Deviro yang berbagi pengalaman serta perspektif mereka di industri.

Read Entire Article
Prestasi | | | |