Meritokrasi di TNI, Kapuspen: Jabatan Tak Ditentukan seperti Urut Kacang Tapi Kompetensi

12 hours ago 15

loading...

Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas menyebut sistem meritokrasi dalam pengisian jabatan di lingkungan TNI telah dijalankan. Foto/SIndoNews

JAKARTA - Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas menyebut sistem meritokrasi dalam pengisian jabatan di lingkungan TNI telah dijalankan. Namun penerapan sistem itu tidak didasari dengan mekanisme urut kacang.

"Berkaitan dengan meritokrasi, betul sudah berjalan saat ini tapi perlu kita pahami bahwa penempatan posisi jabatan di lingkungan TNI tidak urut kacang," ucap Nas di Mabes TNI Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).

Nas menjelaskan, urut kacang yang dimaksud adalah mekanisme penempatan jabatan yang mengurutkan senior turun ke juniornya. Penempatan jabatan dilandaskan oleh kemampuan dari diri seorang prajurit.

"Urut kacang berarti saat ini sekarang besok juniornya besok juniornya, tidak. Tapi ini lebih berbasis kepada kompetensi dan kemampuan, dan ada juga di dalamnya KPLB (Kenaikan Pangkat Luar Biasa)," ucapnya.

Baca juga: Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat

Read Entire Article
Prestasi | | | |