loading...
Miliar kini lebih banyak uang dan mengendalikan kekuasaan politik. Foto/X/@GaryHershorn
LONDON - Organisasi bantuan internasional Oxfam merilis laporan tahunannya tentang meningkatnya ketidaksetaraan, yang menyatakan keprihatinan bahwa miliarder tidak hanya lebih kaya dari sebelumnya tetapi juga memperkuat kendali mereka atas politik, media, dan media sosial.
Laporan yang dirilis pada hari Minggu juga menggarisbawahi jurang yang semakin lebar antara yang kaya dan yang miskin di dunia yang dilanda konflik dan protes yang semakin banyak.
Menurut analisis Oxfam, kekayaan kolektif para miliarder melonjak sebesar $2,5 triliun pada tahun 2025, hampir setara dengan total kekayaan yang dimiliki oleh separuh penduduk terbawah umat manusia, atau 4,1 miliar orang.
Tahun lalu juga merupakan pertama kalinya terdapat lebih dari 3.000 miliarder di dunia, dan pertama kalinya orang terkaya di dunia, Elon Musk, memiliki lebih dari setengah triliun dolar.
Laporan tahunan badan amal tersebut tentang meningkatnya ketidaksetaraan dirilis bertepatan dengan pembukaan pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, sebuah pertemuan yang dihadiri oleh hampir 1.000 orang terkaya di dunia bersama para pemimpin politik, serta sejumlah aktivis undangan setiap tahunnya.
















































