Pakistan Dukung Peran China sebagai Mediator antara AS dan Iran

10 hours ago 11

loading...

Pemandangan kota Islamabad, Pakistan. Foto/Naveedsharif/sputnik

ISLAMABAD - Pakistan mendukung keterlibatan China dalam upaya mediasi untuk menyelesaikan konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Pernyataan itu diungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Tahir Andrabi, pada hari Kamis (14/5/2026).

Presiden AS Donald Trump melakukan kunjungan kenegaraan ke China dari tanggal 13-15 Mei. Pembicaraannya dengan Presiden China Xi Jinping berlangsung pada hari Kamis. Kedua pemimpin akan mengadakan makan siang kerja pada hari Jumat.

"Kami memantau dengan cermat kemajuan pembicaraan antara AS dan China… Kami mendukung partisipasi Beijing dalam upaya mediasi untuk menyelesaikan konflik antara Washington dan Teheran," kata Andrabi selama pengarahan mingguan, menanggapi pertanyaan dari Sputnik.

Sebelum berangkat, Trump mengatakan ia mengharapkan hasil yang baik dari perjalanan tersebut. Ia mengatakan selama kunjungan tersebut, ia berencana mengadakan pembicaraan panjang dengan pemimpin China tentang penyelesaian situasi di sekitar Iran.

Pada tanggal 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan ke wilayah Iran. Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata pada 7 April, tetapi Amerika Serikat memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, sementara Iran mengumumkan aturan transit khusus untuk melewati Selat Hormuz.

Baca juga: Pemerintah Negara Anggota NATO Runtuh setelah Insiden Drone Kamikaze Ukraina

(sya)

Read Entire Article
Prestasi | | | |