Pangeran Sambernyawa Pimpin Pasukannya dengan Semboyan Tiji Tibeh, Bikin Belanda Kocar-kacir

7 hours ago 15

loading...

Pangeran Sambernyawa selama 16 tahun (1740-1757) berjuang dengan gigih berani melawan kompeni atau penjajah Belanda dengan semboyan terkenal Tiji Tibeh. Foto/ilustrasi/civitasbook

SOSOK Pangeran Sambernyawa yang memiliki nama asli Raden Mas Said merupakan Pahlawan Nasional. Selama 16 tahun yakni pada 1740-1757, pendiri Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah ini berjuang dengan gigih berani melawan kompeni atau penjajah Belanda dengan semboyan terkenal Tiji Tibeh.

Kehebatan Pangeran Sambernyawa dan pasukannya dalam berperang tersohor hingga saat ini. Sekitar 250 kali pertempuran pernah dijalani dan tanpa menderita kekalahan.

Baca juga: Panglima Perang Legendaris Dunia, Pangeran Diponegoro Salah Satunya

Pengeran Sambernyawa merupakan bangsawan darah biru Kerajaan Mataram. Dengan kesaktian dan pasukan yang militan, maka sepak terjangnya saat itu sangat ditakuti dan membuat kocar-kacir tentara penjajah Belanda.

Lahir pada 8 April 1725, Raden Mas Said merupakan putra dari Pangeran Arya Mangkunegara Kartasura yang merupakan putra tertua Raja Kerajaan Mataram, Amangkurat IV. Sedangkan ibunya, yakni RA Wulan meninggal dunia saat melahirkannya.

Saat berusia dua tahun, Raden Mas Said kehilangan ayahnya yang dibuang oleh penjajah Belanda ke Srilanka karena kala itu dituding membangkang dan difitnah oleh Kanjeng Ratu dan Patih Danurejo.

Baca juga: Kisah Pangeran Diponegoro dan Karomah Para Kiai Kharismatik

Read Entire Article
Prestasi | | | |