loading...
Warga membawa korban serangan Israel di Gaza. Foto/anadolu
NEW YORK - Juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Stephane Dujarric menanggapi klaim Letnan Jenderal Israel Eyal Zamir bahwa apa yang disebut "garis kuning" yang saat ini membatasi wilayah pendudukan Israel di Gaza merupakan "perbatasan baru" dengan Israel.
Israel telah mempertahankan sekitar 58% wilayah Gaza setelah mundur ke apa yang disebut "garis kuning" sebagai bagian dari gencatan senjata. Pasukan Israel pada akhirnya akan mundur dari seluruh Gaza sesuai rencana tersebut.
Dujarric mengatakan, “Pernyataan itu tampaknya bertentangan dengan semangat dan isi rencana perdamaian Trump."
"Kami dengan tegas menentang setiap perubahan perbatasan Gaza dan Israel," katanya.
Dia juga mengkritik pembatasan Israel terhadap pasokan yang masuk ke Gaza saat hujan lebat kembali mengguyur wilayah tersebut.
















































