Pemerhati Jakarta Sebut Biaya Bongkar Tiang Monorel Hanya Rp300 Juta

8 hours ago 7

loading...

Pemprov DKI Jakarta bakal membongkar tiang monorel di Jalan Rasuna Said. Foto/SindoNews

JAKARTA - Pemerhati Jakarta Sugiyanto (SGY) menyebut biaya membongkar tiang monorel sebesar Rp300 juta. Hal itu meluruskan adanya kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait biaya pembongkaran tiang monorel di sepanjang Jalan HR. Rasuna Said.

Dia menegaskan, angka Rp100 miliar yang selama ini ramai diberitakan bukanlah biaya khusus untuk pembongkaran 109 tiang monorel, melainkan estimasi total anggaran penataan kawasan secara menyeluruh.

"Terjadi mispersepsi di masyarakat. Seolah-olah biaya pembongkaran 109 tiang monorel mencapai Rp100 miliar. Padahal, angka itu merupakan estimasi total biaya penataan kawasan Jalan HR. Rasuna Said secara terpadu, bukan hanya pembongkaran tiang," katanya, Minggu (11/1/2026).

Baca juga: Tiang Monorel Mangkrak, Pramono: Kalau Adhi Karya Tak Bisa Bongkar, Kami yang Eksekusi

Menurut dia, jika dihitung secara rasional dengan mengacu pada harga satuan pembongkaran beton yang lazim digunakan dalam dunia konstruksi, biaya pembongkaran fisik tiang monorel justru berada pada kisaran ratusan juta rupiah, bukan puluhan miliar.

Dia menjelaskan, harga satuan pembongkaran beton umumnya berkisar antara Rp400.000 hingga Rp600.000 per meter kubik. Sementara jumlah tiang monorel di Jalan HR. Rasuna Said tercatat sebanyak 109 tiang, dengan estimasi volume masing-masing tiang sekitar 3 hingga 5 meter kubik.

Menurut dia, jika dihitung total volume pembongkaran berada di kisaran 300 sampai 500 meter kubik. Dengan harga satuan Rp400.000 per meter kubik, biayanya sekitar Rp120 juta sampai Rp200 juta.

Baca juga: Tiang Monorel Mangkrak Dibongkar Awal 2026, Pramono Ngaku Tak Bisa Tidur dan Bermimpi

Read Entire Article
Prestasi | | | |