loading...
JAKARTA - Perwira Hukum Resimen Bantuan Tempur 2 Marinir Mayor Ahmad Fauzi buka suara terkait Darrell Fausta Hamdani (14), siswa kelas III SMPN 33 Gresik, Jawa Timur yang diduga menjadi salah satu korban terkena peluru nyasar dari latihan militer 4 batalyon di Lapangan Tembak Bumi Marinir Karangpilang, Surabaya. Fauzi menyampaikan empati dan simpati atas peristiwa yang menimpa dua korban tersebut.
“Pertama-tama kami menyampaikan turut prihatin atas terjadinya musibah yang menimpa dua siswa SMP di Gresik. Kami memahami peristiwa ini menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran bagi kita semua. Kami atas nama Komandan Resimen Bantuan Tempur 2 Marinir menyampaikan rasa simpati dan empati yang tulus terhadap para korban,” kata dia dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).
Dia menyebutkan, sejak menerima informasi adanya peristiwa tersebut, pihaknya langsung melakukan koordinasi dan pendalaman di tempat kejadian perkara (TKP).
Baca juga: Siswa SMP di Gresik Diduga Tertembak Peluru Nyasar Latihan TNI AL, Operasinya Sempat Tertunda


















































