Pentagon Tes Kebohongan 50 Anggota Staf Gabungan Terkait Kebocoran Informasi Perang Iran

3 hours ago 2

loading...

Seseorang menjalani tes poligraf. Foto/yalan makinesi

WASHINGTON - Penyelidik dari pemerintahan Presiden Donald Trump telah melakukan tes poligraf terhadap sekitar 50 anggota Staf Gabungan militer Amerika Serikat terkait kebocoran informasi kepada wartawan. Laporan itu diungkap The New York Times, dengan mengutip pejabat pemerintah.

Tes juga dilakukan terkait kebocoran informasi mengenai bagaimana perang Iran menyebabkan kekurangan amunisi vital.

Tes poligraf adalah pemeriksaan yang mencoba menilai apakah seseorang berbohong, tetapi sebenarnya alatnya tidak mendeteksi kebohongan secara langsung. Ia mengukur perubahan respons fisiologis tubuh ketika seseorang menjawab pertanyaan.

Laporan tersebut menyebutkan bulan lalu, para penyelidik bertanya kepada perwira militer dan pegawai sipil di Staf Gabungan apakah mereka membocorkan informasi mengenai stok amunisi AS yang dilaporkan telah menipis.

Dalam pernyataan kepada surat kabar tersebut, juru bicara Pentagon Sean Parnell mengatakan departemennya "tidak berkomentar mengenai masalah internal personel atau penyelidikan, namun menanggapi dengan sangat serius setiap kebocoran informasi rahasia keamanan nasional dan melakukan penyelidikan sebagaimana mestinya."

Read Entire Article
Prestasi | | | |