Permintaan Chip AI Membludak, Penggunaan Serat Kaca Overload

2 hours ago 5

loading...

Permintaan Chip AI Membludak. FOTO/ DAiLY

LONDON - Permintaan global untuk kain serat kaca berkinerja tinggi meningkat karena ledakan pengembangan chip kecerdasan buatan (AI). Hal ini membuat perusahaan seperti Apple dan Qualcomm yang bergantung pada material tersebut untuk chip pemrosesan perangkat konsumen mereka.

Permintaan global untuk kain serat kaca meningkat karena ledakan pengembangan chip AI, yang memberi tekanan pada perusahaan teknologi seperti Apple dan Qualcomm yang bergantung pada material tersebut.

Produsen kain serat kaca utama, Nitto Boseki, beroperasi pada kapasitas maksimum dan tidak mampu memenuhi permintaan tambahan, sehingga perusahaan seperti Nvidia, Google, Amazon, dan AMD kesulitan untuk mendapatkan pasokan yang cukup.

Apple terpaksa mencari pemasok alternatif seperti Taiwan Glass dan Taishan Fiberglass dan bermitra dengan Mitsubishi Gas Chemical untuk memastikan pasokan kain serat kaca jangka panjang, yang menunjukkan peningkatan tekanan pada pembuat chip perangkat konsumen karena lonjakan permintaan dari industri AI.

Kain serat kaca merupakan komponen kunci dalam pembuatan substrat chip karena stabilitas dimensinya, kekakuan, dan kemampuannya untuk mendukung transmisi data berkecepatan tinggi.

Namun, hanya satu produsen utama — Nitto Boseki (Nittobo) Jepang — yang saat ini beroperasi dengan kapasitas maksimum dan tidak mampu memenuhi permintaan tambahan.

Lonjakan permintaan, yang didorong oleh raksasa teknologi seperti Nvidia, Google, Amazon, dan AMD yang secara agresif memasuki pasar chip AI, juga membuat perancang chip perangkat konsumen seperti Apple dan Qualcomm kesulitan untuk mendapatkan pasokan yang cukup.

Apple, AMD, dan NVIDIA dilaporkan telah mengirim tim ke Jepang untuk mengamankan komitmen kapasitas tambahan dari Nittobo, tetapi upaya tersebut tidak berhasil karena produsen tersebut tidak mampu meningkatkan produksi.

Read Entire Article
Prestasi | | | |