Prabowo: Saya Lebih Hormati Pemulung-Tukang Becak daripada Koruptor

1 hour ago 4

loading...

Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya lebih menghormati rakyat kecil. Foto/SindoNews

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya lebih menghormati rakyat kecil seperti pemulung hingga tukang becak daripada para koruptor yang pintar tapi mengambil uang rakyat.

Mulanya, Prabowo meminta anak-anak Sekolah Rakyat untuk tidak merasa rendah diri dengan latar belakang keluarga mereka. Ia menekankan bahwa pekerjaan orang tua yang sederhana bukanlah sesuatu yang memalukan.

“Anak-anak Sekolah Rakyat, murid-murid, anak-anakku jangan kau kecil hati, jangan kau malu orang tuamu hanya buruh atau hanya petani miskin atau hanya tukang, pemulung, jangan kau malu,” kata Prabowo dalam pidatonya saat peresmian Sekolah Rakyat di 166 titik yang dipusatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Baca juga: Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Presiden Prabowo: Langkah Nyata Membangun Masa Depan Bangsa

Menurut Prabowo, para pekerja kecil tersebut justru memiliki kemuliaan karena mencari nafkah dengan cara yang halal dan penuh kerja keras demi masa depan anak-anak mereka. Bahkan, dirinya meminta kepada anak-anak Sekolah Rakyat untuk sungkem kepada orang tua jika pulang ke rumah.

“Mereka, mereka mulia, mereka kerja keras halal bekerja dengan keringat untuk masa depanmu jangan pernah kecil hati. Hormati orang tuamu. Kalau perlu kau pulang, kau sungkem, kau cium kaki orang tuamu. Jangan pernah kau malu,” katanya.

Prabowo kemudian membandingkan kemuliaan para pekerja kecil dengan perilaku koruptor yang dianggapnya telah mengkhianati negara dan bangsa. “Mereka lebih mulia dari orang-orang pintar tapi koruptor-koruptor yang berkhianat kepada negara dan bangsa.”

Read Entire Article
Prestasi | | | |