Rudal Terjang Pasukan Arab Saudi, Houthi Tetapkan Batasan bagi Sekutu Baru Riyadh

5 hours ago 4

loading...

Juru bicara Angkatan Bersenjata Houthi Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree. Foto/media yaman

SANAA - Pasukan Houthi Yaman melancarkan serangan besar menggunakan rudal dan pesawat nirawak (drone) terhadap konsentrasi militer Arab Saudi di Marib pada hari Jumat (7/8/2026). Secara bersamaan, Sanaa memperingatkan negara-negara yang bergabung atau memberikan dukungan bagi kampanye baru Riyadh melawan Houthi Yaman akan dianggap sebagai pihak yang terlibat dalam agresi tersebut.

Peringatan ini menjadi sangat signifikan menyusul penandatanganan Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan. Ini adalah kesepakatan keamanan trilateral baru yang menetapkan bahwa serangan terhadap salah satu dari ketiga negara tersebut akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya.

Para pejabat Ansarallah (Houthi) secara langsung menyoroti implikasi aliansi baru ini, serta memperingatkan Turki dan Pakistan agar tidak membiarkan perjanjian tersebut menyeret mereka ke dalam konfrontasi Arab Saudi dengan Yaman.

Pasukan Saudi Menjadi Sasaran

Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree, mengumumkan konsentrasi militer Saudi di kamp Sahn al-Jinn, Marib, telah menjadi sasaran serangan setelah adanya pemantauan ketat terhadap pergerakan mereka.

"Titik-titik konsentrasi pasukan tersebut diserang, termasuk gudang, kendaraan, dan peralatan militer mereka," ujar Saree, seraya menambahkan operasi tersebut melibatkan sejumlah besar rudal dan pesawat nirawak.

Ia menggambarkan serangan-serangan tersebut sebagai serangan "tingkat tinggi dan presisi."

Read Entire Article
Prestasi | | | |