Rupiah Sepekan Bertahan di Rp17.693, Pasar Tunggu Data Inflasi dan Sinyal The Fed

5 hours ago 10

loading...

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung stagnan. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung stagnan dan bergerak konsolidasi dalam sepekan terakhir, ditutup di level Rp17.693 per dolar AS pada perdagangan Jumat (28/8/2026) dengan penguatan tipis 0,01% secara mingguan. Kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga menguat tipis ke Rp17.703 per dolar AS dari posisi sepekan sebelumnya Rp17.705 per dolar AS.

"Pelaku pasar cenderung menahan diri dari mengambil posisi agresif sebelum melihat angka inflasi resmi," tulis Analis Pasar Uang dan Komoditas PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi keterangannya dikutip pada Minggu (28/8/2026).

Baca Juga: Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.693 per Dolar AS

Ibrahim memproyeksikan pergerakan kurs rupiah pekan depan bakal berada di rentang Rp17.600 hingga Rp17.900 per dolar AS, dipengaruhi kombinasi faktor domestik dan eksternal. Indikator inflasi menjadi acuan krusial bagi Bank Indonesia dalam mengarahkan kebijakan moneter dan tingkat suku bunga ke depan, di mana laju inflasi terkendali berpotensi membuka ruang pelonggaran moneter.

Read Entire Article
Prestasi | | | |