loading...
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Foto/anadolu
TEHERAN - Kantor Berita Tasnim melaporkan pada hari Jumat (25/4/2026) bahwa Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi akan melakukan perjalanan ke Pakistan, Oman, dan Rusia sebagai bagian dari tur regional resmi. Hal itu digambarkan sebagai gelombang laporan menyesatkan oleh media Amerika Serikat (AS) mengenai potensi negosiasi di Islamabad.
Menurut Tasnim, beberapa media AS bergegas menerbitkan apa yang mereka sebut sebagai laporan “eksklusif” yang mengutip “sumber yang terinformasi,” termasuk klaim tentang komposisi delegasi Iran dan ketidakhadiran Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf.
Kantor berita tersebut mengkritik keras laporan-laporan ini, menggambarkannya sebagai “omong kosong belaka,” dan menekankan Araghchi telah mengumumkan perjalanan dan agendanya secara publik.
Tasnim secara khusus menargetkan Axios, menuduhnya menerbitkan klaim palsu dan menyatakan Axios “dikenal karena berita palsu.”
Tasnim menambahkan laporan yang menyatakan Qalibaf tidak akan menemani Araghchi adalah “sangat konyol,” terutama ketika disajikan sebagai intelijen eksklusif.
Tidak Ada Negosiasi yang Direncanakan di Islamabad
Tasnim lebih lanjut membantah laporan CNN yang mengklaim utusan AS, termasuk Jared Kushner dan Steve Witkoff, sedang menuju Islamabad untuk bernegosiasi dengan Araghchi.


















































