loading...
Pemerintah pusat melakukan pemulihan pascabencana banjir yang melanda Aceh dan Sumatera dengan berdasarkan 7 indikator yang telah ditetapkan. Foto: Dok Sindonews
JAKARTA - Pemerintah pusat melakukan pemulihan pascabencana banjir yang melanda Aceh dan Sumatera dengan berdasarkan 7 indikator yang telah ditetapkan. Tujuh indikator tersebut dibuat guna memastikan seluruh fungsi pemerintahan dan layanan dasar kembali berjalan normal.
“Untuk melihat perkembangan kondisi progres pelaksanaan pemerintahan kemudian berbagai aktivitas di 52 kabupaten dan kota terdampak, maka ada 7 indikator yang akan kita lihat,” ujar Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi Rekonstruksi Bencana Aceh-Sumatera Amran di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Indikator pertama yakni pemerintahan dengan memantau dan memastikan aktivitas di level provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa dan kelurahan sudah aktif kembali untuk melayani masyarakat.
Baca juga: Pengamat: Rangkaian Kebijakan Mendagri Krusial untuk Percepat Pemulihan Pascabencana
Indikator kedua pelayanan publik seperti kesehatan dan pendidikan yang menjadi prioritas utama. Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Kesehatan, hampir seluruh fasilitas kesehatan telah berfungsi di dalam gedung.
















































