SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya

5 hours ago 16

loading...

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PDIP Andreas Hugo Pareira angkat bicara terkait pembongkaran sebagian bangunan SDN Wolomoni di Detusoko, Ende, NTT demi proyek KDMP. Foto: Dok Sindonews

ENDE - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PDIP Andreas Hugo Pareira angkat bicara terkait pembongkaran sebagian bangunan SDN Wolomoni di Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) demi proyek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) .

Andreas meminta pengelola program diminta segera memberikan penjelasan. ”Apakah pendidikan itu kurang penting sehingga bangunan sekolah yang menjadi tempat mendidik generasi muda bangsa harus dirobohkan? Apakah Koperasi Desa Merah Putih lebih penting daripada sekolah sehingga bangunan sekolah yang sudah berdiri harus dibongkar?” ujar Andreas, Selasa (9/6/2026).

Baca juga: Koperasi Desa Merah Putih Diusulkan Terintegrasi dengan BUMDes

Pelaksanaan program KDMP memang bagian dari program pemerintah, namun jangan mengorbankan program pemerintah lainnya apalagi terkait Pendidikan. "Jangan sampai satu program pemerintah justru mengorbankan program pemerintah lainnya, terlebih yang berkaitan dengan pendidikan," katanya.

Berdasarkan informasi dan viral di media sosial, terdapat dokumentasi video yang menunjukkan seorang pria berpakaian loreng memotong tiang penyangga ruang kelas. Sebuah eskavator juga dipaksa melewati sisi bangunan sekolah dan pagar sekolah yang hancur setelah diterobos eskavator di belakang bangunan sekolah direncanakan dibangun KDMP.

Menyikapi ini, Kapuspen TNI Brigjen TNI Muhammad Nas meluruskan narasi video viral yang menyebutkan bahwa prajurit TNI menggusur SD di Detusoko, Ende, NTT. Menurut dia, tak ada penggusuran yang dilakukan prajurit TNI terhadap sekolah tersebut.

Dia menegaskan fakta sebenarnya pembangunan KDMP tidak sama sekali menggantikan sekolah melainkan dibangun di belakang area sekolah. "Ternyata rekan-rekan sekalian, bukan menggusur sekolah. Bukan KDMP ditaruh untuk menggantikan sekolah, bukan. KDMP dibangun di belakang sekolah," ujar Nas di Mabes TNI, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).

Read Entire Article
Prestasi | | | |