Sebelum Resmi Diluncurkan, 9 Negara ASEAN Sepakat Terima Mata Uang BRICS

18 hours ago 14

loading...

Sebanyak sembilan negara menyatakan kesepakatan bersama untuk menerima penggunaan mata uang BRICS. FOTO/Reuters

JAKARTA - Sebanyak sembilan negara menyatakan kesepakatan bersama untuk menerima penggunaan mata uang BRICS meskipun alat pembayaran tersebut belum resmi diluncurkan ke pasar global. Kesepakatan ini memperkuat keyakinan blok BRICS yang kini beranggotakan 10 negara bahwa mata uang bersama tersebut berpotensi digunakan secara luas dalam sistem keuangan internasional.

Langkah ini sejalan dengan komitmen BRICS untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) serta mempercepat agenda dedolarisasi dalam perdagangan dan transaksi lintas negara. Sejumlah negara berkembang menilai dominasi dolar AS kian sarat dengan risiko geopolitik dan ketidakpastian kebijakan.

Dikutip dari Watcher Guru, sembilan negara Asia Tenggara (ASEAN), telah menyatakan kesiapan menerima mata uang BRICS yakni Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Negara-negara tersebut membuka peluang penggunaan mata uang BRICS dalam aktivitas perdagangan dan kerja sama ekonomi setelah resmi diluncurkan.

Baca Juga: Menuju Peluncuran Mata Uang Bersama di 2026, BRICS Masih Terbelah

Read Entire Article
Prestasi | | | |