Siswa SMP di Gresik Diduga Tertembak Peluru Nyasar Latihan TNI AL, Operasinya Sempat Tertunda

8 hours ago 6

loading...

Dewi Muniarti, ibunda Darrell Fausta Hamdani (14) dalam konferensi pers di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (2/4/2026). Foto: Riyan Rizki Roshali

JAKARTA - Darrell Fausta Hamdani (14), siswa kelas III SMPN 33 Gresik, Jawa Timur diduga menjadi salah satu korban peluru nyasar oleh oknum TNI. Ia diduga terkena peluru nyasar dari latihan militer 4 batalyon di Lapangan Tembak Bumi Marinir Karangpilang, Surabaya.

Ibu korban, Dewi Muniarti menjelaskan peristiwa yang menimpa putranya itu terjadi pada 17 Desember 2025. Saat kejadian, korban tengah sedang mengikuti kegiatan sosialisasi sekolah tingkat lanjut dan tengah membaca brosur di musala sekolah.

“Posisi anak saya sedang membaca brosur. Acara tersebut dilakukan di musala sekolah. Jadi anak saya ini enggak ke mana-mana. Tiba-tiba kena peluru di tangan kirinya," ungkap Dewi dalam konferensi pers di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (2/4/2026).

Siswa SMP di Gresik Diduga Tertembak Peluru Nyasar Latihan TNI AL, Operasinya Sempat Tertunda

Baca juga: 3 Brigjen dari BIN Digeser Panglima TNI pada Mutasi Maret 2026, Ada Kabinda Papua

Peluru tersebut berasal dari latihan tembak prajurit TNI AL di Lapangan Tembak Bumi Marinir Karangpilang Surabaya, yang berjarak sekitar 2,3 kilometer dari sekolahnya. Peluru tersebut menembus lengan kiri Darrell hingga mengenai tulangnya.

Peluru itu pun bersarang tepat di bagian punggung tangannya. "Anak saya ini kena tulangnya, sehingga dia dipasang pen tepat di tengah-tengah. Tangannya itu enggak bisa ditekuk maupun diluruskan secara normal," ujar Dewi.

Read Entire Article
Prestasi | | | |