loading...
Sun Life Indonesia terus memperluas upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan dengan menjangkau sejumlah kota besar di Indonesia. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Sun Life Indonesia terus memperluas upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan dengan menjangkau sejumlah kota besar di Indonesia. Langkah ini dilakukan seiring masih rendahnya penetrasi asuransi nasional yang berada di kisaran 2–3 persen, mencerminkan masih banyak keluarga yang belum memiliki perlindungan finansial yang memadai.
Di tengah kenaikan biaya kesehatan dan meningkatnya usia harapan hidup, kebutuhan akan perencanaan keuangan jangka panjang kian mendesak. Kondisi tersebut mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap asuransi, dari sekadar kebutuhan tambahan menjadi bagian penting dalam perencanaan masa depan keluarga.
"Selama 30 tahun, Sun Life telah menjadi teman seperjalanan keluarga Indonesia dalam merencanakan perlindungan asuransi jiwa mereka. Kami tidak hanya hadir saat keluarga memulai perlindungan dasar, tetapi juga mendampingi mereka berkembang, dari perencanaan kesehatan hingga membangun legacy untuk generasi mendatang," ujar Chief Marketing Officer Sun Life Indonesia Maika Randini.
Baca Juga: Survei Sun Life: Ketahanan Finansial Gen Z Paling Rapuh, Kalah dari Generasi Lain
Ia menambahkan bahwa setiap keluarga memiliki tahapan dan kebutuhan hidup yang berbeda, sehingga diperlukan solusi perlindungan yang dapat disesuaikan. "Sebagai teman seperjalanan yang bisa dipercaya, kami memahami setiap keluarga memiliki impian dan tahapan hidup yang berbeda, dan kami hadir untuk memberikan solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan hidup mereka," katanya.
















































