loading...
Melalui kampanye Besar Barangnya, Gampang Kirimnya, J&T Cargo menghadirkan edukasi Bongkar Ongkir untuk membantu masyarakat memahami berbagai faktor yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pengecekan biaya pengiriman. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Mengirim furniture, perlengkapan rumah tangga, hingga kebutuhan usaha memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan mengirim paket berukuran kecil. Selain ukuran dan berat, pengirim juga perlu mempertimbangkan karakteristik barang, tujuan pengiriman, hingga kebutuhan setelah barang tiba di lokasi penerima.
Meski demikian, pengiriman barang berukuran besar tidak selalu harus menjadi proses yang rumit. PR J&T Cargo Indonesia, Natalia Pangaribuan mengatakan, kebutuhan pengiriman barang besar memiliki karakteristik yang beragam sehingga pelanggan perlu memahami beberapa hal dasar sebelum melakukan pengiriman.
"Ketika mengirim barang berukuran besar, pelanggan biasanya memiliki pertanyaan yang cukup beragam, mulai dari bagaimana menghitung ongkir hingga bagaimana memastikan barang siap dikirim. Melalui kampanye 'Besar Barangnya, Gampang Kirimnya', kami ingin membantu pelanggan memahami hal-hal tersebut sehingga mereka dapat mempersiapkan pengiriman dengan lebih mudah,” katanya, Senin (21/9/2026). Baca juga: Cara Cek Ongkir Semua Jasa Ekspedisi, Mudah dan Praktis
Dengan menyiapkan informasi dasar mengenai barang sejak awal, pelanggan dapat lebih mudah memahami kebutuhan pengiriman sekaligus memperkirakan biaya yang perlu disiapkan. Salah satu hal yang sering menjadi pertimbangan ketika akan mengirim barang adalah biaya pengiriman.
Namun, besarnya ongkir tidak selalu hanya berkaitan dengan berat aktual barang. Pada kondisi tertentu, ukuran atau volume barang juga dapat menjadi salah satu faktor dalam perhitungan biaya pengiriman.


















































