loading...
Irak kini memiliki kedaulatan penuh karena tentara AS hengkang dari pangkalan militer Ain al Assad. Foto/X/@IranObserver0
BAGHDAD - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan penarikan pasukan militer AS dari pangkalan Ain al-Asad di Irak akan memperkuat kedaulatan nasional Irak. Dia menggambarkan langkah tersebut sebagai tanda jelas meningkatnya kemerdekaan dan stabilitas di negara Arab tersebut.
Araghchi berbicara pada hari Minggu selama konferensi pers bersama dengan mitranya dari Irak, Fuad Hussein, setelah pertemuan mereka di Teheran, di mana kedua pihak membahas hubungan bilateral serta perkembangan regional dan internasional.
“Penarikan pasukan militer AS dari pangkalan Ain al-Asad dan berakhirnya misi UNAMI merupakan indikasi jelas dari konsolidasi kemerdekaan, stabilitas, dan kedaulatan nasional di Irak,” kata Araghchi.
“Republik Islam Iran selalu menginginkan Irak yang kuat dan merdeka, dan percaya bahwa negara tersebut memiliki kapasitas yang diperlukan untuk memainkan peran kunci dalam perdamaian dan stabilitas regional.”
Ia mencatat bahwa pertemuan tersebut terjadi setelah pemilihan umum di Irak dan menandai langkah baru menuju perencanaan pengembangan hubungan antara kedua negara.
“Peran regional Irak berada pada lintasan yang meningkat, dan teman-teman Irak kita telah menunjukkan bahwa mereka dapat memainkan peran positif dalam dialog dan penyelesaian masalah,” katanya, menambahkan bahwa kedua pihak telah membahas proposal yang dapat dirancang bersama untuk memajukan perdamaian di kawasan tersebut.















































