loading...
Presiden AS Donald Trump klaim sebanyak 49 rudal Tomahawk telah menghantam target-target di Iran dalam serangan terbaru Amerika. Foto/US Navy
TEHERAN - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (11/6/2026) mengeklaim bahwa 49 rudal Tomahawk telah menghantam target di dalam Iran, beberapa di antaranya dalam jarak 40 mil dari Teheran. Menurutnya, serangan jet tempur Amerika juga menghantam radar dan sistem pertahanan udara di Iran barat daya.
Klaim Trump tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara dengan Trey Yingst dari Fox News. Selama wawancara tersebut, Trump mengancam Iran jika menolak menandatangani kesepakatan dengan AS. "Kita akan membombardir mereka habis-habisan besok malam," katanya.
Baca Juga: Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Komando Pusat AS atau CENTCOM mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melancarkan serangan terbaru terhadap target-target di Iran pada Kamis pagi waktu setempat. Serangan diluncurkan tak lama setelah Trump berjanji akan menyerang Iran dengan keras dalam upaya memaksa negara itu untuk menyetujui kesepakatan dengan syarat-syarat yang ditetapkan Amerika.
"CENTCOM menyerang beberapa target di Iran sebagai tanggapan terhadap agresi Iran yang tidak beralasan dan berkelanjutan," kata CENTCOM di X.
Mereka menggambarkan serangan itu sebagai tindakan membela diri. Operasi tersebut menargetkan fasilitas-fasilitas penting Iran seperti depot amunisi, pusat komando dan kendali, dan gudang, menurut dua pejabat AS yang mengetahui serangan udara tersebut.

















































