Trump Batalkan Gelombang Kedua Serangan ke Venezuela

15 hours ago 13

loading...

Presiden AS Donald Trump menggelar konferensi pers. Foto/anadolu

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan “gelombang kedua serangannya” ke Venezuela. Dia mengatakan Washington dan Caracas kini bekerja sama, termasuk dalam pembangunan kembali infrastruktur energi negara Amerika Selatan tersebut.

Sabtu lalu, pasukan komando Amerika melakukan serangan di ibu kota Venezuela, Caracas, dan menculik Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.

Trump kemudian menuntut “akses penuh” ke minyak negara Amerika Selatan tersebut dan mengatakan Washington akan “mengelola” negara itu sampai terjadi “transisi kekuasaan yang tepat” di sana.

Rusia bersama dengan banyak negara BRICS dan Global Selatan lainnya telah mengecam keras tindakan AS tersebut.

Dalam unggahannya di Truth Social, Trump mengatakan, “Saya telah membatalkan Gelombang Kedua Serangan yang sebelumnya diharapkan, yang tampaknya tidak akan diperlukan, namun, semua kapal akan tetap berada di tempatnya untuk keselamatan dan keamanan.”

Presiden AS mengatakan setidaknya USD100 miliar akan diinvestasikan di Venezuela oleh “Perusahaan Minyak Besar,” dan mencatat ia akan bertemu dengan perwakilan raksasa minyak AS di Gedung Putih pada hari Jumat.

Read Entire Article
Prestasi | | | |