Trump Perpanjang Sanksi Iran hingga 2031, Klaim Menang Perang Sangat Mudah

7 hours ago 14

loading...

Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menandatangani undang-undang yang memperluas sanksi, tarif, dan pembatasan lainnya terhadap Rusia, sekaligus memperpanjang sanksi AS yang sudah ada terhadap Iran. Dia juga mengklaim memenangkan perang melawan Iran.

Gedung Putih menyatakan pada hari Jumat, Trump menandatangani H.R. 5334, yaitu "Lindsey O. Graham Sanctioning Russia and Iran Act of 2026"—undang-undang yang dinamai untuk menghormati mendiang senator tersebut.

Undang-undang ini mencakup sanksi yang menargetkan pejabat, lembaga keuangan, dan entitas Rusia lainnya, serta langkah-langkah yang mengatur sektor energi dan perdagangan Rusia.

Undang-undang ini juga memperpanjang masa berlaku Iran Sanctions Act of 1996 (Undang-Undang Sanksi Iran tahun 1996) selama lima tahun, sehingga mengubah tanggal kedaluwarsanya dari tahun 2026 menjadi 2031.

Dewan Perwakilan Rakyat AS menyetujui langkah tersebut pada hari Rabu setelah sebelumnya disahkan oleh Senat pada bulan Agustus.

Presiden AS telah membahas konflik dengan Iran saat berbicara kepada pers di Gedung Putih.

Ia mengatakan AS memenangkan perang tersebut dengan "sangat mudah" dan perang itu akan segera berakhir.

Read Entire Article
Prestasi | | | |