8 WNI Disebut Gabung Tentara Rusia, Yusril: Pemerintah Masih Verifikasi

2 weeks ago 53

loading...

Menkokumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyatakan pemerintah sedang memverifikasi informasi mengenai delapan WNI yang dikabarkan telah direkrut untuk bergabung dengan angkatan bersenjata Federasi Rusia. Foto/Dok.SindoNews

JAKARTA - Pemerintah sedang memverifikasi informasi mengenai delapan WNI yang disebut oleh Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina (FISU) telah direkrut untuk bergabung dengan angkatan bersenjata Federasi Rusia. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menkokumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra mengatakan, informasi itu perlu diverifikasi secara menyeluruh.

Di antaranya tentang identitas, status kewarganegaraan, proses perekrutan, maupun bentuk keterlibatan masing-masing WNI.

Baca juga: Dugaan 8 WNI Jadi Tentara Rusia, Kemhan: Tidak Representasikan Pemerintah Indonesia

“Informasi yang disampaikan pihak Ukraina tentu kita cermati. Tetapi kita tidak boleh langsung mengambil kesimpulan sebelum seluruh faktanya diverifikasi. Yang harus dipastikan adalah siapa orangnya, bagaimana proses perekrutannya, apa yang ditawarkan kepada mereka, dan apakah benar mereka kemudian masuk ke dalam dinas militer Rusia,” kata Yusril dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).

Bila informasi tersebut terbukti, kata Yusril, Pemerintah perlu melihat persoalan ini dari dua sisi. Pertama, mengenai perlindungan terhadap WNI yang mungkin menjadi korban penipuan atau eksploitasi.

Read Entire Article
Prestasi | | | |