Abaikan Kemarahan AS, Israel Kembali Serang Suriah

1 week ago 104

loading...

Sebuah truk di Beit Jinn, Suriah, jadi target serangan drone militer Israel pada Sabtu. Ini jadi serangan terbaru Israel terhadap negara Arab tersebut. Foto/Al Jazeera

DAMASKUS - Militer Israel kembali menyerang wilayah Suriah pada hari Sabtu. Serangan baru militer Zionis mengabaikan kemarahan Amerika Serikat (AS), yang sebelumnya mengecam keras serangan terhadap pangkalan udara di wilayah barat laut negara Arab tersebut pada Selasa lalu.

Kemarahan Washington sebelumnya disampaikan Utusan AS untuk Suriah Tom Barrack. Menurut Barrack serangan Israel terhadap pangkalan udara militer yang sudah tidak beroperasi itu sebagai eskalasi yang tidak perlu dan mengganggu stabilitas.

Baca Juga: Kehadiran Militer Turki di Suriah Bikin Gerah Netanyahu

Alih-alih menerima kritik dan berhenti, rezim Zionis Israel berdalih serangan diperlukan untuk mencegah kehadiran militer Turki.

Pada hari Jumat, dalam sebuah wawancara dengan influencer Mario Nawfal, Barrack mengatakan bahwa serangan Israel mungkin dimaksudkan untuk memicu konflik dengan Turki. Komentar Barrack memicu reaksi keras dari Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, pada hari Sabtu, yang menyebut pernyataan tersebut "penuh ketidakakuratan".

Sejak tergulingnya penguasa lama Bashar al-Assad pada Desember 2024, Israel telah melancarkan ratusan serangan di Suriah dan mengirimkan pasukan ke zona penyangga yang dipatroli PBB—wilayah yang selama beberapa dekade memisahkan pasukan Israel dan Suriah di Dataran Tinggi Golan.

Katz menulis di X pada hari Sabtu bahwa Israel telah menyampaikan informasi intelijen kepada pihak-pihak berwenang di Amerika Serikat sebelum serangan pada hari Selasa tersebut.

Read Entire Article
Prestasi | | | |