AS-Iran Kembali Lancarkan Serangan, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih 3%

3 hours ago 7

loading...

Harga minyak dunia melonjak setelah Amerika Serikat dan Iran kembali melancarkan serangan. FOTO/Dreamstime

LONDON - Harga minyak dunia melonjak 3,5% pada perdagangan Senin (31/8), setelah Amerika Serikat (AS) menyerang sebuah pulau di Iran di kawasan Selat Hormuz, dan Teheran menyatakan telah melakukan serangan balasan. Konflik yang memasuki bulan keenam tersebut kembali memicu kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak global.

"Serangan militer baru di Timur Tengah dan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak lebih lanjut telah mendorong harga minyak," kata analis UBS Giovanni Staunovo seperti dikutip dari Reuters, Senin (31/8/2026).

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Melompat 2% Tembus USD90/Barel usai AS Serang Pulau Larak Iran

Kontrak berjangka minyak Brent naik USD3,15 atau 3,58% menjadi USD91,25 per barel pada pukul 09.03 GMT, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik USD2,96 atau 3,55% menjadi USD86,36 per barel.

Pasukan AS pada Minggu menyerang dua peluncur rudal di Pulau Larak, Iran, yang berada di Selat Hormuz. Serangan tersebut menjadi serangan AS yang pertama diketahui terhadap Iran sejak akhir Juli, sementara media Iran melaporkan Garda Revolusi Iran membalas dengan menyerang dua pangkalan udara AS di Yordania.

Staunovo mengatakan pelaku pasar kini akan mencermati apakah situasi di kawasan tersebut dapat mereda atau justru semakin meningkat. Kekhawatiran pasar terutama berkaitan dengan potensi gangguan lebih lanjut terhadap arus perdagangan minyak melalui Selat Hormuz.

Read Entire Article
Prestasi | | | |